Yuk Kenali Hewan Armadillo Lebih Dalam

Armadillo merupakan hewan berbentuk mirip tong yang dilapisi dengan cangkang keras. Namanya sendiri berasal dari bahasa Spanyol.

Arti namanya adalah si kecil berbaju lapis baja. Cocok untuk tubuhnya yang mempunyai lempeng bertulang yang menutupi baguan kepala, punggung, kaki, dan ekor. Mereka juga dikenal sebagai “Hillbilly Speed Bump karena mereka sering menabrak kendaraan.

Apa Itu Armadillo?

Armadillo merupakan satu-satunya mamalia yang memiliki cangkang di tubuhnya. Hewan ini sangat jarang ditemui di Indonesia dan cukup banyak ditemukan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah.

Banyak orang mengira bahwa Armadillo dan Tringgiling sama. Namun, mereka berbeda. Armadillo memiliki moncong runcing dengan mata yang kecil.

Ukuran serta warna tubuh mereka juga sangat beragam. Hewan ini biasanya hidup di tempat beriklim sedang sampai hangat. Mereka tak menyukai udara dingin karena tubuhnya hanya memiliki sedikit lemak.

Biasanya, mereka lebih suka tanah berpasir atau berlempung yang longgar dan berpori. Ini karena, kondisi seperti itu akan memudahkan mereka menggali serta mencari makanan.

Ukuran dan Bentuk Armadillo

Beberapa armadillo sangat kecil namun ada juga yang besar. Cangkangnya terbuat dari pelat yang tumpang tindih sehingga menutupii sebagian besar tubuhnya.

Tak semua armadillo bisa menggulung tubuhnya. Hanya armadillo tiga ruas saja yang bisa melakukannya. Mereka bisa meringkukan kepala dan kaki bagian belakang serta bisa memutar cangkangnya menjadi bola yang sangat keras.

Spesies armadillo lain akan menggali lubang dengan cepat dan berjongkok sehingga perut mereka yang mepuk terlindungi dan hanya cangkak keras mereka yang terlihat.

Mereka juga suka tidur hingga 16 jam sehari dan mencari makan saat subuh hingga malam. Makanan mereka adalah serangga kecil.

Saat berburu, mereka menggunakan perasaan serta penciuman yang tajam. Pengelihatan mereka kurang bagus.

Kaki serta cangkang depannya yang kuat dan besar digunakan untuk menggali tanah. Lidahnya sangat lengket dan digunakan untuk menyerap sari-sari makanan pada serangga. Selain serangga, mereka juga suka memakan tanaman, buah dan terkadang bangkai.

Mereka juga memiliki rambut kasar di sepanjang sisi dan perut mereka. Ini digunaka untuk merasakan saat mereka berjalan.

Anak Armadillo

Setelah masa kehamilan 2 – 5 bulan, betina akan melahirkan 1 – 12 anak di liang persalinan. Liang ini bisa mencapai 4,5 meter lebarnya.

Bayi tersebut disebut pup. Armadillo Sembilan ruas memiliki 4 anak identik dengan jenis kelammin yang sama di setiap satu kelahiran.

Armadillo tujuh ruas memiliki 8 – 15 anak yang identik pada satu waktu. Anak armadillo tumbuh dengan cepat. Mereka disapih pada usia 2 – 4 bulan.

Di usia 9 – 12 bulan, anak-anak sudah dewasa dan siap untuk memiliki keturunan. Mereka bisa hidup 4 – 30 tahun. Harapan hidup rata-rata untuk armadillo tiga ruas adalah sekitar 16 tahun.

Suara Armadillo

Armadillo yang gelisah bisa membuat beberapa jenis suara. Peludo atau armadillo berbulu (tiga spesies dari genus Chaetophractus) membuat suara menggeram.

Mulita (D. hybridus) berulang kali mengeluarkan suara garau bersuku kata satu, mirip dengan bunyi lidah manusia yang bergetar cepat.

Itulah pembahasan lengkap mengenai hewan armadillo. Jumlah armadillo yang ada di dunia kini semakin sedikit dan hampir semua spesiesnya terancam kehilangan habitat atau tempat tinggal.

Tentu saja kepunahan ini diakibatkan oleh perburuan yang dilakukan manusia untuk menjadi bahan makanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post