Reptil Terkecil di Madagaskar, Kenapa Kecil?

Jika biasanya kita sudah sering melihat rangkaian reptil terbesar di dunia, pernahkah kamu melihat reptil terkecil di dunia?

Nah, ternyata ada loh reptil terkecil di dunia! Reptil ini ditemukan di Madagaskar dan sudah diidentifikasi oleh para ilmuwan.

Para ilmuwan juga mengingatkan, kalau kerusakan yang sedang terjadi di Madagaskar memungkinkan akan membuat keberlangsungan hidup dari reptil itu akan terancam.

Mereka mengatakan kalau menemukan reptil kecil ini di pegunungan Madagaskar.

Seorang kurator herpetologi di Bavarian State Collection of Zoology, Frank Glaw mengatakan kalau ekspedisi ilmuwan Jerman dan Malagasi di tahun 2012 tidak tahu apakah dua spesimen yang sudah ditemukan merupakan jenis betina atau jantan.

Diyakini kedua hewan reptil ini sudah dewasa, karena di dalam yang betina terdapat telur sedangkan di yang jantan terdapat alat kelamin yang besar, sehingga ilmuwan yakin kalau mereka sudah dalam tahap dewasa.

Selain itu, Frank juga melaporkan melalui jurnal Scientific Reports, alat kelamin yang dimiliki oleh reptil itu berukuran 20% dari tubuhnya, sehingga ini dirasa sangat besar.

Untuk ukuran yang jantan, ukurannya sebesar kacang dengan ukuran 13,5 milimeter dan ditambah dengan ekor sepanjang 9 milimeter. Lalu untuk yang betina, mereka berukuran 29 milimeter dari bagian hidung sampai ke ujung ekor.

Keduanya menjadi satu-satunya spesimen dari spesies itu yang sudah pernah ditemukan.

Di Madagaskar sendiri sebenarnya ada banyak vebrata kecil, termasuk dengan primata yang kecil, dan beberapa katak terkecil di dunia ditemukan pula di sana. Tapi untuk kadal ini, tidak ada penjelasan kenapa spesies satu ini sangatlah kecil.

Karena sulit ditemukan, ilmuwan menduga kalau reptil ini tengah berada di fase kepunahan. Kerusakan habitat merupakan ancaman paling besar untuk amfibi dan reptil Madagaskar.

Untuk saat ini yang paling besar masalahnya adalah dari segi penggundulan hutan, tapi kemungkinan di masa yang akan datang adalah dari faktor perubahan iklim.

Sejak abad ke-20 sendiri, Madagaskar sudah mulai kehilangan sekitar 45% hutannya. Kini mereka pun menjadi negara dengan tingkat kemiskinan tertinggi di dunia dan mulai kekurangan sumber daya untuk konservasi dan pengelolaan sumber daya alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post