Apa Itu Labi-Labi?

Pernahkah kamu melihat yang namanya Labi-labi? Atau mungkin kamu malah bingung apa itu labi-labi? Sejenis laba-laba kah?

Nah, tahukah kamu kalau labi-labi merupakan ikan yang merupakan jenis dari kura-kura yang memiliki ‘rumah’ atau cangkang lunak. Hewan yang memiliki suku Trionychidae ini disebut dengan punggung lunak dikarenakan ia memiliki tempurung yang dilapisi oleh kulit tebal juga licin.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, yuk kita lihat klasifikasi dari labi-labi!

Klasifikasi Labi-Labi

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Class : Reptilia

Order : Testudines

Family : Trionychidae

Genus : Dogania

Species : Dogania Suplana

Distribusi : Myanmar (Burma) , Pulau Mergui, Thailand (Phuket), Malaysia Barat (Pulau Tioman), Indonesia (Pulau Jawa, Sumatera, Borneo, Singkep, Natuna Besar), Singapur, Filipina.

Status Perlindungan : Statusnya masuk kedalam Appendiks II CITES dan daftar merah IUCN. Daftar merah IUCN

Labi-labi adalah sejenis reptil yang memiliki siklus hidup hampir sama dengan reptil lain, di mana dari telur ia akan menetas menjadi larve, lalu kemudian ia akan menjadi tukik, labi-labi remaja, masuk ke fase dewasa, dan barulah ia akan melakukan perkawinan dan juga menetaskan telur agar bisa melanjutkan keturunan.

Hampir keseluruhan siklus hidup dari labi-labi hidupnya di air tawar, kecuali saat mereka akan bertelur, karena saat itu mereka akan naik ke darat.

Hewan satu ini dapat hidup dibertahan hidup di berbagai musim berbeda, seperti di musim panas, dingin, semi, sampai ke musim gugur. Hewan ini merupakan salah satu hewan berdarah dingin yang suhu tubuhnya bisa mengikuti suhu yang ada di lingkungan sekitarnya.

Aktivitas dari Labi-Labi sangat dipengaruhi dengan lingkungan yang ada di sekitarnya. Ketika sedang suhu tinggi, ia akan menjadi lebih aktif, sedangkan ketika sedang suhu rendah ia akan melakukan lebih sedikit aktivitas.

Selain itu hewan satu ini suka dengan perairan yang tergenang dengan dasar air berupa pasir dan sedikit berlumpur. Ini karena kebiasaan untuk hidup pada dasar perairan. Kadang Labi-labi suka menampakkan diri di atas batuan atau bagian yang tidak terendam air untuk berjemur.

Umumnya, hewan ini memiliki bentuk oval atau agak lonjong yang disebut dengan bentuk tubuh Theca. Pada bagian sisi belakang kerapas, ada pelebaran pipih yang memiliki bentuk bulat mengikuti dengan kerapas yang ada di bagian belakang, teksturnya seperti tulang rawan.

Yang unik dari hewan ini adalah bagian hidungnya yang memanjang seperti belaka. Lalu di bagian kaki tungkai depannya ada kuku tiga buah dengan selaput yang digunakan untuk berenang di air. Karena adanya dua pasang tungkai dan selaput ini, membuat Labi-labi bisa dengan cepat berenang di air.

Umumnya hewan ini memiliki warna abu-abu kehitaman yang mirip dengan lumpur, ada juga satu atau dua bundar warna hitam di bagian krim dan bagian kanan punggungnya. Di sisi bawah dari labi-labi biasanya berwarna putih pucat sampai dengan kemerahan.

Meski labi-labi tidak memiliki gigi, tapi ia memiliki rahang yang kuat dan tajam, jadi tetap berbahaya jika sampai tergigit oleh hewan air satu ini.

Labi-labi bisa memanjangkan dan juga memendekkan lehernya. Selain itu ia juga bisa menyentuh bagian kerapasnya dengan menggunakan lehernya.

Nah, itulah sedikit fakta mengenai labi-labi yang mungkin belum pernah kamu ketahui sebelumnya. Hewan satu ini memang mungkin masih asing untuk sebagian orang, jadi ada baiknya untuk mengenalnya lebih dalam!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post