Mengenal Ikan Aligator Yang Tidak Boleh Dipelihara di Indonesia.

Ikan Aligator

Ikan aligator merupakan ikan dengan nama ilmiah Atractosteus ini dapat ditemui di sungai Ohio, yang terletak di barat daya Ohio, daerah selatan teluk Meksiko lebih tepatnya di Sungai Mississippi, Florida, Georgia, Tennessee, Arkansas, dan Oklah.

Pada masa dulu, penduduk Amerika sempat menggunakan sisik aligator sebagai perisai ataupun kepala panah, tetapi pada tahun 1950an, para warga sempat menganggap bahwa ikan ini merupakan hama, dikarenakan mereka memakan para ternak dari nelayan tersebut, akhirnya para nelayan tersebut membunuh ikan aligator tersebut.

Tetapi saat ini ikan tersebut sudah mulai sulit ditemukan, sehingga saat ini aligator merupakan salah satu ikan yang dilindungi, walaupun berstatus Least Concern.

Ikan aligator menyukai tempat tinggal sepert sungai, danau besar, atau tempat berawa. Ikan ini juga memiliki habitat di air tawar ataupun payau.

Ikan aligator biasanya memiliki warna tubuh keabu-abuan hinga kecoklatan dengan warna punggung dan perut berwarna kekuningan atau juga putih, ikan ini dinamakan aligator dikarenakan fisiknya yang mirip dengan buaya aligator dengan tubuh yang Panjang dan gigi yang sangat tajam.

Mereka bisa mengambang di permukaan, dan mereka juga merupakan salah satu spesies ikan air tawar. Ikan buaya ini dapat tumbuh mencapai ukuran yang sangat besar dengan Panjang biasanya mencapai 3 meter dan berat mencapai 137 kg, namun ikan tersebut tidak selalu tumbuh dengan berat yang sama , semua itu tergantung jenis aligator tersebut.

Fakta menarik bahwa ikan aligator mampu menghasilkan telur sebanyak 77.000 dengan jangka waktu menetas biasanya enam sampai Sembilan hari. Selain itu, aligator ini memangsa lawannya dengan cara perlahan menunggu, namun ketika mangsa tersebut sudah lengah, aligator akan menyergap dengan kecepatan tinggi, mereka memangsa ikan, bebek, kura-kura, mamalia kecil dan bangkai.

Aligator merupakan hewan yang nocturnal, dimana mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu mereka pada malam hari.

Ikan aligator juga termasuk hewan purba, dikarenakan ikan tersebut sudah ada di Bumi sejak 100 juta tahun yang lalu, ikan ini juga memiliki sebutan “ikan primitive”dikarenakan struktur tulangnya yang didominasi oleh tulang rawan, dan struktur punggungnya mirip sekali dengan reptile.

Meskipun aligator ini merupakan ikan yang sangat ganas, tidak jarang orang menjadikannya sebagai peliharaan, karena mereka tidak mengancam manusia sama sekali.

Ikan ini memiliki penggemar yang luar biasa banyak. Ikan ini dianggap sebagai ikan hias yang cantik.

Kamu yang berminat untuk memelihara ikan ini, sebaiknya mengurungkan niat kamu, karena ikan ini tumbuh dengan cepat sehingga kamu membutuhkan kolam yang sangat besar.

Selain itu, di Indonesia ikan ini dilarang untuk dijadikan hewan peliharaan, karena diatur dalam Undang-undang No. 31 Tahun 2004 yang diubah menjadi Undang-undang 45 Tahun 2009 dan Peraturan  Kelautan dan Perikanan Nomor 41 Tahun 2014.

Untuk kamu yang tetap nekat, kamu akan dikenakan pidana penjara selama 6 tahun dan dikenakan denda sebesar 1,5 miliar, hukuman tidak hanya berlaku untuk yang memelihara. Namun juga untuk orang yang sengaja melepaskannya ke perairan umum seperti sungai, akan mendapatkan hukuman yang lebih berat yaitu, penjara 10 tahun dan juga dikenakan denda sebesar 2 miliar.

Hukuman tersebut dilakukan bukan dengan tanpa alasan, dikarenakan ikan tersebut dapat mengancam habitat, dan dapat mengancam keberadaan hewan air asli Indonesia.

Nah, itu dia profil singkat tentang ikan aligator dan alasan mereka dilarang di Indonesia untuk peliharaan. Semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post